Rabu, 07 Maret 2012

ASAL USUL DESA CIRENDANG

Sejarah DESA CIRENDANG

Cirendang berasal dari dua kata Ci dan rendang, ci berasal dari bahasa Sunda yaitu kata cai artinya air, sedangkan rendang adalah sejenis makanan.
Menurut sebuah keterangan, Nama "Cirendang" berasal dari nama mata air, dimana dahulu di daerah yang sekarang menjadi kelurahan cirendang terdapat banyak sekali mata air, diperkirakan di sekitar mata air cirendang itulah mulai terbentuk pemukiman dan berkembang hingga menjadi kelurahan. Namun dikarenakan oleh banyak pohon yang ditebang untuk lahan pemukiman, sumber mata air menjadi berkurang. Walaupun demikian masih terdapat banyak mata air yang digunakan untuk irigasi atau pengairan kolam ikan.

[sunting] Pemerintahan

Cirendang adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kuningan jadi wilayah ini dikepalai oleh seorang lurah.

[sunting] Geografis

Wilayah kelurahan Cirendang berbukit di sebelah selatan yang berbatasan dengan Citangtu. Keadaan iklim kelurahan Cirendang dipengaruhi oleh iklim tropis dan angin muson, dengan temperatur bulanan berkisar antara 18° C - 32° C serta curah hujan berkisar antara 2.000 mm - 2.500 mm per tahun. Pergantian musim terjadi antara bulan November - Mei adalah musim hujan dan antara bulan Juni - Oktober adalah musim kemarau.

[sunting] Perbatasan

Utara Kecamatan Kramatmulya
Selatan Kelurahan Cigintung dan Kecamatan Cigugur
Barat Kecamatan Cigugur
Timur Kecamatan Kramatmulya

[sunting] Ekonomi

Orang-orang kelurahan Cirendang dikenal sebagai pebsinis ulung. Banyak diantaranya yang berdagang di Pasar Baru Kuningan, dari muali toko kelontong, sampai makanan. Hanya kurang dari separuhnya yang berfrofesi sebagai petani.

[sunting] Pertanian

Seperti daerah lainnya di Kuningan kebanyakan pertanian yang berkembang adalah tanaman padi dan palawija.

[sunting] Perkebunan

Hasil perkebunan yang biasanya dibudidayakan kebanyakan dari jenis buah-buahan seperti:pisang, mangga, rambutan dan juga melinjo.
Salah satu hal yang unik adalah sebagian besar penduduk kelurahan cirendang memiliki pohon cengkeh baik ditanam di kebun atau di halaman rumah, karena cengkeh termasuk komoditi yang cukup berharga maka ada kebiasaan warga yang memungut cengkeh yang jatuh atau memetik sisa-sisa dari pohon yang telah dipanen, kegiatan ini bisa dilakukan sendiri atau berkelompok untuk menambah semangat.

[sunting] Demografi

Penduduk kelurahan Cirendang berjumlah 3917 orang, terdiri dari:
  • 2007 orang laki-laki
  • 1910 orang perempuan
Penduduk kelurahan Cirendang sebagian besar beragama islam (hampir 100%) dan hanya beberapa orang (terutama pendatang) yang beragama lain (misal: kristen dan kong hu chu) . Dominasi pekerjaan penduduk Kelurahan Cirendang yaitu sebagai petani, PNS , wiraswasta dan sebagainya. Ada juga yang merantau (kerja/bisnis) ke daerah jabodetabek namun masih berdomisili / bertempat tinggal di kelurahan cirendang.

[sunting] Pendidikan

Sekolah dasar yanga ada di kelurahan Cirendang antara lain:
  • SDN Cirendang I (terletak di blok Karoya)
  • SDN Cirendang II (terletak di blok Cikedung II)

[sunting] Kesenian

Jenis kesenian yang berkembang di kelurahan Cirendang yaitu Wayang Golek.

[sunting] Akses transportasi

Untuk mencapai Kelurahan Cirendang dari pusat kota Kuningan sangat mudah, karena di Cirendang terdapat terminal. Jaraknya dari kota Kuningan kurang lebih 4 km. Ada dua angkutan umum yang melewati jalan raya Cirendang yaitu:
  • angkot 03 jurusan Pasarbaru-Cirendang
  • angkot 04 jurusan Pramuka-Cirendang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar